Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Metro Jaya, Kombes Rita Wulandari mengungkapkan bila pihak akan segera memanggil Selebgram, Inara Rusli dan Insanul Fahmi dalam kasus dugaan perzinaan yang dilaporkan oleh Wardatina Mawa.
“Sesegera mungkin (Inara dan Insanul dipanggil) ya, pastinya. Sesegera mungkin pastinya. Sabar ya,” ungkap Rita, dikutip Minggu (8/2/2026).
Sebelumnya, aparat kepolisian memastikan penyelidikan atas laporan yang dilayangkan Wardatina Mawa, istri Insanul Fahmi, masih terus berjalan.
Tak hanya itu, penanganan laporan yang sebelumnya berada di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya akan dilimpahkan ke Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO).
“Penyelidikan tetap berjalan,” ujar Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Metro Jaya, Kombes Rita Wulandari.
Meski demikian, Rita menegaskan kepolisian belum melakukan gelar perkara dalam kasus tersebut. Hal itu lantaran pihaknya masih menunggu proses administrasi pelimpahan berkas dari Ditreskrimum.
Kendati belum menerima pelimpahan berkas secara resmi, Rita memastikan pihaknya akan segera menindaklanjuti perkara tersebut.
Sementara itu, Inara sebelumnya berharap Mawa membuka pintu damai selebar-lebarnya setelah mencabut laporan polisi terhadap Insanul, Senin (29/12/2025) kemarin.
Kuasa hukum Inara Rusli, Daru Quthny menjelaskan sampai saat ini pihaknya memang belum menemukan titik temu atau kata damai sebab terkendala perbedaan lokasi.
“Sama Mawanya belum, karena beda tempat ya. Kalau sama Insanul aja perdamaiannya, baru itu. Jadi satu-satu, step by step,” ucap Daru Quthny, kuasa hukum Inara Rusli di Polda Metro Jaya.
Seperti diketahui, mantan istri Virgoun itu masih harus menghadapi laporan yang dilayangkan Wardatina Mawa, istri sah Insanul Fahmi. Di sisi lain, Inara juga melaporkan Wardatina terkait dugaan akses ilegal rekaman CCTV di kediamannya.
Meski saling melaporkan, Daru menegaskan kalau kliennya memiliki itikad baik untuk menyelesaikan persoalan tersebut dengan kepala dingin. Maka dari itu, Daru menyampaikan Inara sangat berharap Mawa dapat membukakan pintu damai selebar-lebarnya demi menuntaskan persoalan yang terjadi.
“Mudah-mudahan Ibu Mawa, ataupun pengacaranya bisa menerima itikad baik kita untuk damai. Artinya, kalau memang bisa kita selesaikan secara damai, kenapa tidak? Lebih baik kan begitu, seperti itu,” ujar Daru Quthny.


Tinggalkan Balasan