MAKASSAR antitesata.com — SMPN 21 Makassar memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dengan menghadirkan kegiatan yang menyeimbangkan antara pembinaan spiritual dan peningkatan akademik siswa.

Selama 9 hingga 13 Maret 2026, sekolah menggelar kegiatan amalia Ramadan melalui pesantren kilat yang diikuti oleh siswa kelas 7 dan 8. Kegiatan ini diisi dengan berbagai aktivitas keagamaan seperti pembinaan ibadah, ceramah, serta praktik ibadah harian yang bertujuan membentuk karakter religius siswa.

Kepala sekolah Marwis Bire mengatakan bahwa pesantren kilat menjadi bagian penting dalam menanamkan nilai-nilai keislaman di lingkungan sekolah.

“Ramadan adalah momen yang tepat untuk membina akhlak dan meningkatkan kualitas ibadah siswa. Kami ingin mereka tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat,” ujarnya.

Di sisi lain, sekolah juga tetap menjalankan agenda akademik dengan melaksanakan gladi Tes Kompetensi Akademik (TKA) bagi siswa. Kegiatan ini berlangsung pada 9 hingga 12 Maret 2026 dan dibagi dalam dua gelombang sesi untuk memastikan pelaksanaan berjalan tertib dan lancar.

Melalui gladi TKA ini, siswa dilatih menghadapi ujian dengan lebih siap, baik dari segi teknis maupun mental. Pelaksanaan dua kegiatan secara bersamaan ini menjadi bukti komitmen sekolah dalam menciptakan keseimbangan antara pendidikan karakter dan prestasi akademik.

Dengan suasana Ramadan yang penuh berkah, seluruh rangkaian kegiatan di SMPN 21 Makassar berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para siswa. Sekolah berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi perkembangan siswa ke depan.( * )