MAKASSAR antitesata.com– Suasana religius semakin terasa di SMP Negeri 47 Makassar yang memasuki pekan kedua pelaksanaan Amaliah Ramadan 1447 Hijriah. Beragam kegiatan keagamaan terus digelar sebagai bentuk komitmen sekolah dalam memperkuat iman dan karakter peserta didik.

Pada pekan kedua ini, siswa mengikuti rangkaian kegiatan seperti pesantren kilat, tadarus Al-Qur’an rutin, pengajian bersama, hingga program penghafalan Al-Qur’an (tahfiz). Seluruh kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat di lingkungan sekolah.

Pengajian dilaksanakan secara kolektif dengan pembinaan yang menekankan pentingnya akhlak mulia, kedisiplinan, serta pemahaman makna ibadah puasa dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, program tahfiz dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan masing-masing siswa dan didampingi oleh guru Pendidikan Agama Islam.

Kepala UPT SMP Negeri 47 Makassar, Enni, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa Ramadan menjadi momentum strategis untuk menanamkan nilai-nilai spiritual sejak dini.

“Ramadan adalah waktu terbaik untuk membiasakan anak-anak lebih dekat dengan Al-Qur’an. Melalui pengajian dan hafalan, kami ingin membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam akhlak dan spiritualitas,” ujarnya.

Ia berharap kebiasaan baik yang dibangun selama Ramadan dapat terus berlanjut meskipun bulan suci telah usai.

Dengan semangat kebersamaan dan antusiasme para siswa, pelaksanaan Amaliah Ramadan di SMP Negeri 47 Makassar diharapkan mampu melahirkan generasi Qurani yang berkarakter, disiplin, dan berakhlak mulia.( * )