Sektor pertanian kembali menunjukkan tajinya di Kabupaten Luwu Utara. Komoditas kentang di wilayah pegunungan Kecamatan Rongkong mampu mencatatkan produksi hingga 20 ton per hektare dalam satu kali panen.
Capaian tersebut mendapat perhatian langsung dari Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, yang turun meninjau lokasi pertanian di sela agenda Safari Ramadan beberapa waktu lalu.
Dalam kunjungannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada para petani yang berhasil meningkatkan produktivitas meski berada di wilayah dataran tinggi dengan akses yang cukup menantang.
“Alhamdulillah, hasil pertanian kentang di Rongkong sangat menggembirakan. Produksinya bisa mencapai 20 ton per hektare. Ini bukti bahwa sektor pertanian kita punya potensi besar untuk terus dikembangkan,” ujar Andi Abdullah Rahim.
Menurutnya, kondisi geografis Rongkong yang sejuk dan subur sangat mendukung pengembangan komoditas hortikultura seperti kentang dan bawang merah. Pemerintah daerah pun berkomitmen memberikan dukungan berkelanjutan melalui bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), peningkatan infrastruktur, serta akses pemasaran hasil panen.
Selain melihat langsung proses budidaya, Bupati juga berdialog dengan petani untuk mendengarkan berbagai kendala di lapangan, mulai dari distribusi pupuk hingga stabilitas harga saat panen raya.
Para petani berharap perhatian pemerintah daerah terus berlanjut, khususnya dalam hal pembukaan akses jalan tani dan jaminan harga agar kesejahteraan mereka semakin meningkat.
Dengan capaian produksi yang signifikan tersebut, kentang Rongkong diharapkan menjadi salah satu komoditas unggulan Kabupaten Luwu Utara sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian di daerah berjuluk Bumi Lamaranginang itu.


Tinggalkan Balasan